Pages

Rabu, 18 November 2015

semangat berbagi

Lakukan ini dan selamat bersenang-senang...
🍚🍗🍤🍖 Siapkan nasi bungkus dari rumah. Berikan ke yang kira2 membutuhkan. Pedagang kecil. Pengemis. Orang gila. Pengamen. Anak terlantar etc. Ngga usah banyak juga gpp. Misal 1 bungkus setiap harinya
🚿🛁🛀🏼 Laundry/cucikan Mukena secara berkala musholla yg ada disekitar lingkungan kita
🎁🎁🎁 Bawa Mukena ketika akan berpergian. Tinggalkan di masjid/ musholla yg kita singgahi
👟👞👡 Beli beberapa pasang sandal. Taruh di kantor atau musholla dan masjid untuk di gunakan ketika berwudhu
🍶🍼🍶 Kumpulkan botol minuman plastik/ botol bekas shampoo etc. Rusak dulu. Misal patahkan tutup botolnya. Agar tidak disalahgunakan. Setelah banyak berikan ke pemulung.
Belum pernah kan liat mata pemulung berbinar2 sambil ngucapin makasih berulang-ulang. Buat kita ngga ada harganya. Buat mereka langsung dikasih banyak yg mereka cari itu ruarr biasa rasanya #seka_air_mata (Ilmu ini saya dapatkan dari Om saya. Makasih Om. Barakallah)
🍶🍼🍶  Beli barang diskonan di supermarket agak banyak. Misal detergent, minyak goreng, sabun, buku tulis, pulpen kemudian bungkus cantik hadiahkan ke panti asuhan atau rumah singgah
🚲🐥🐸🚀 Anak ultah? Bikin goodie bags. Kasih ke Panti Asuhan bareng anak. Ini melatih sikap empati anak kepada sesama.
👚👕👔 Beli kamper/pengharum baju. Taruh di kumpulan mukena di masjid/musholla yg kita singgahi
🙅🏻🙅🏻🙅🏻 Jangan nawar sama pedagang kecil. Kalo bisa kasih lebih
📎📰🔧Beli tissue atau keperluan yg remeh temeh di pedagang kecil yg kita jumpai. Beli tissue 2000 rupiah atau ikat rambut atau peniti udah bikin mereka senang
🎁🎁🎁 Bungkus perlengkapan shalat (Mukena, sarung, sajadah, kopiah, Al Qur'an jadikan parcel ketika lebaran. Berikan ke satpam komplek atau tukang kebersihan komplek atau office boy dikantor. 1 parcel senilai 100ribu aja. Pahalanya bisa terus-terusan. InsyaAllah
🙋🏻🙋🏻🙋🏻 Selalu siap jika dimintai tolong tenaga jika sedekah materi belum bisa kita lakukan
🚕🚋🚍💴 Bayar lebih ketika naik angkot yang supirnya kakek2 atau bapak tua
💴💰💷 Kasih tips lebih buat ibu/abang ojek online kalo kira-kira jaraknya jauh dan juga kondisi mereka yg kira2 memprihatinkan (tua misalnya)
🚲🐥🐸🚀 Rutin mensortir mainan anak-anak kita. Buy 1 give 1. Ketika beli mainan baru harus ada 1 mainan yang disedekahkan. Ajari dan ajak anak kita ketika memberi mainan tersebut ke temannya atau panti asuhan
🍟🍤🍛🍧 Ketika makan di kaki lima ada pengemis atau anak terlantar beliin mereka seporsi seperti yang kita makan (mungkin sekitar 15ribuan seporsi nasi uduk ayam goreng atau roti bakar)
🎨😎🎨 Buat Designer Grafis/ animator. Bantu bikin design poster Kajian/ bikin obb bumper buat video Kajian. Free😘
🎥📹🎥 Buat Cameramen. Bantu ambil gambar pada saat Kajian. Untuk disebarluaskan di sosmed. Free juga dong 😘
🔈📣💻 Buat para editor. Bantu ngedit video Kajian untuk disebar di sosmed or YouTube. Free pastinya 😘
📝📄📃 Catat poin yang penting-penting ketika ikut Kajian. Seminar parenting or seminar-seminar yg bermanfaat buat banyak orang. Lalu ketik. Sebar di Whatsapp juga sosmed lainnya
💴🚍🚖 Ketika di bis/di angkot. Bayarin nenek-kakek yg keliatan kurang mampu. Suami istri yg buta :'(
✈🚗🚙🚀 Tawarkan temen kita yang searah. Jika kita bawa kendaraan. Ingat ini yg sesama jenkel nya yaa :) kalo beda jenkel bisa panjang urusannya kalo terus menerus
👭👬👫 Beberapa bisa dilakukan dengan anak-anak kita. Biarkan anak-anak kita melihat kebaikan yang orang tuanya lakukan. Karena satu contoh perbuatan akan lebih efektif dari 100 nasehat. Semoga kebaikan-kebaikan ini selalu ada penerusnya hingga akhir jaman. Aamiin
Children see... Children do
👦🏻👳🏻👸🏻 Punya ilmu? Misal bisa gambar, bisa ngajar Al Qur'an/Iqra. Jago matematika. Suka dunia anak? Sesekali pas wiken dateng deh ke rumah singgah. Buka kelas. Kebayang happy nya anak-anak terlantar di ajarin sama kakak yang mumpuni di bidangnya.
📝📄📃 Share status ini semoga jadi salah satu timbangan amal jariyah kita nanti. Aamiin
Segitu dulu. Mungkin yang lainnya mau menambahkan.
Semoga menginspirasi 😘💃💪🏻😉😇
#ayo_sedekah #sedekah_kreatif

IQ harus berbanding lurus dengan Etika

Dua belas tahun lalu,
seorang wanita pergi kuliah di Prancis.
Dia harus kuliah dan sambil kerja.
Dia perhatikan bahwa sistem transportasi ditempat menggunakan sistem "otomatis",artinya anda beli tiket sesuai dgn tujuan melalui mesin.
Setiap perhentian kendaraan umum pakai cara "self-service" dan jarang sekali diperiksa petugas.
Bahkan periksa insidentil oleh petugas pun hampir tidak ada.
Setelah dia temukan kelemahan sistem ini, dgn kelicikannya dia perhitungkan kemungkinan tertangkap petugas krn tidak beli tiket sangat kecil.
Sejak itu, dia selalu naik kendaraan umum dgn tidak membayar tiket.
Dia bahkan merasa bangga atas kepintarannya.
Dia juga menghibur dirinya krn dia anggap dirinya adalah murid miskin, dan kalo bisa irit ya irit.
Namun, dia tidak sadar dia sedang melakukan kesalahan fatal yg akan mempengaruh karirnya...
Setelah 4 thn berlalu,
dia tamat dari fakultas yg ternama dgn angka yg sangat bagus.
Ini membuat dirinya penuh dengan keyakinan. Dia mulai memohon kerja di perusahan yg ternama di Paris dgn pengharapan besar untuk diterima. Pada mulanya,
semua perusahan ini menyambut dia dgn hangat.
Namun berapa hari kemudian,
semuanya menolak dia untuk berkerja.
Kegagalan yg terjadi berulang kali membuat dia sangat marah.
Dia mulai anggap perusahan-perusahan ini rasis, tidak mau terima warga negara asing. Akhirnya, dia memaksa masuk ke departemen tenaga kerja utk bertemu dengan managernya.
Dia ingin tahu alasan apa perusahan menolak bekerja.
Ternyata, penjelasannya diluar sangkaan dia...
Berikutnya adalah dialog mereka...
Manager: Nona, kami tidak rasis, sebaliknya kami sangat mementingkan mu.
Pada saat anda mohon bekerja di perusahan, kami terkesan dgn pendidikan dan pencapaian anda. Sesungguhnya, berdasarkan kemampuan, anda sebenarnya pekerja yg kami cari-cari.
Wanita: Kalau begitu, kenapa perusahan tidak terima aku bekerja?
Manager: Karena kami periksa sejarahmu, ternyata anda pernah tiga kali kena sanksi tidak membayar tiket saat naik kendaraan umum.
Wanita: Aku mengakuinya, tapi masa krn perkara kecil ini perusahan menolak pekerja yg mahir dan banyak kali tulisannya terbit di majalah?
Manager: Perkara kecil? Kami tidak anggap ini perkara kecil.
Kami perhatikan pertama kali anda melanggar hukum terjadi di minggu pertama anda masuk di negara ini.
Petugas percaya dgn penjelasan bhw anda masih belum mengerti sistem pembayaran.
Diampuni, tapi anda tertangkap 2x lagi setelah itu.
Wanita: Oh krn tidak ada uang kecil saat itu.
Manager: Tidak, tidak. Kami tidak bisa terima penjelasan anda.
Jangan anggap kami bodoh.
Kami yakin anda telah melakukan penipuan ratusan kali sebelum tertangkap.
Wanita: Itu bukan kesalahan mematikan kan?
Kenapa harus begitu serius?
Lain kali saya berubah kan masih bisa.
Manager: Saya tidak anggap demikian. Perbuatan anda membuktikan dua hal:
1. Anda tidak mengikuti peraturan yg ada
Anda pintar mencari kelemahan dlm peraturan dan memanfaatkan utk diri sendiri.
2. Anda tidak bisa dipercaya

Banyak pekerjaan di perusahan kami tergantung pada kepercayaan.
Jika anda diberikan tanggungjawab atas penjualan di sebuah wilayah, maka anda akan diberikan kuasa yg besar.
Demi ongkos, kami tidak sanggup memakai sistem kontrol untuk mengawasi pekerjaanmu.
Perusahan kami mirip dengan sistem transportasi di negeri ini. Oleh sebab itu, kami tidak bisa pakai anda.
Saya berani katakan, di negara kami bahkan seluruh Eropa,
tidak ada perusahan yg mau pakai anda.
Pada saat itu, wanita ini seperti bangun dari mimpinya dan sangat menyesal.
Perkataan manager yg terakhir membuat hatinya gentar.
Moral dan etika bisa menutupi kekurangan IQ atau kepintaran.
Tetapi IQ atau kepintaran bagaimanapun tidak akan bisa menolong etika yg buruk...
Dalam konteks ke Indonesiaan ini disebut "sekali lancung ke ujian seumur hidup orang tak percaya".  Sayang sekali nilai luhur ini sudah dicampakkan di Indonesia.  Lihat saja para koruptor yg akan diampuni dan masih punya hak untuk mencalonkan diri lagi .. dsb ..

Rabu, 29 Oktober 2014

WAWANCARA LPDP


LPDP                           : Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Tujuan LPDP               :
Mempersiapkan pemimpin masa depan dan mendorong inovasi bagi Indonesia yang sejahtera, demokratis dan berkeadilan.
Mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan Indonesia melalui pembiayaan pendidikan.
Mendorong riset strategis dan/atau inovatif yang implementatif dan menciptakan nilai tambah melalui pendanaan riset.
Menjamin keberlangsungan pendanaan pendidikan bagi generasi berikutnya melalui pengelolaan dana abadi pendidikan yang optimal.
Sebagai last resort, mendukung rehabilitasi fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana alam melalui pengelolaan dana cadangan pendidikan.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lirik lagu Padamu Negeri, Indonesia Raya dan satu lirik lagu daerah asalmu dan umum!

Introduce yourself/Identitas diri: Nama? Lulusan mana? Kerja dimana?
Tell me about your mayor and future study?
Background pendidikan dan kerja, apakah masih relevan!

Mengapa kuliah lanjut? Buat apa? Apa tidak cukup dengan yang diraih!
Rencana kedepan setelah lulus? Ngajar? Professional worker?
Apa goal utama dalam hidup ini?

Why do you choose ..university?
Kelebihan sekolah pilihan?
Kenapa pilih negara/universitas tersebut sebagai negara tujuan?
Kenapa pilih jurusan itu?
Kenapa ga milih jurusan ....di ....?
If your study more than 3 years, how about the fee for the next year?

Apakah pernah apply beasiswa sebelumnya selain LPDP?
Mengapa memilih LPDP?
Pantaskah anda mendapatkan LPDP scholarship? Yakinkan para interviewers, bahwa anda berhak mendapatkan LPDP.

Model kepemimpinan seperti apa yang ada dibenak anda untuk Indonesia kedepannya? Berikan dengan sosok kalau perlu.
Pemimpin itu apa?
Tugas pemimpin?
Sanggupkah anda dalam memimpin nantinya?
Kepemimpinan macam apa yang telah anda lakukan?
Pernahkah anda menjadi pemimpin?
Bagaimana mekanisme penunjukan pemimpin?

Bedanya konferensi, seminar, workshop, symposium, proceeding!
Tell me about your Journal publications?
How often you go abroad? (attend the international seminar)

Setelah lulus kuliah, apa yang akan anda lakukan kaitannya dengan pekerjaan?Konkret pekerjaan setelah lulus kepada masyarakat. Ex: jadi ketua DKM Masjid
Setelah lulus kuliah, apa yang akan anda lakukan kaitannya dengan masyarakat? Konkret produk setelah lulus kepada Negara. Ex: Mau buat antibodi dari moncong rayap.
Rencana 5 tahun, 10 tahun dan 50 tahun kedepan! Konkretnya.

Belajar dan berorganisasi, bagaimana cara manage-nya?
Pengalaman organisasi, urut dari tahun!

Prestasi terbaik anda dan alasannya?
Weakness dan strength dari kita?
Ceritakan tentang puncak kesuksesan kamu sampai saat ini?

Are you married?
Ceritakan tentang keluarga anda. Anda dari keluarga yang seperti apa? Punya berapa saudara?
Background orang tua, penghasilan!
Keadaan keluarga, kakak, adik dll!

Menurut anda nasionalisme itu apa?
Bagaimana cara membuktikannya?
Apa anda sudah memiliki rasa nasionalisme?
Kerja di LN atau DN hubungkan dengan rasa nasionalisme?
Sosok pahlawan menurutmu? Dan siapakah dia?
Sosok dalam keilmuwanmu yang kau kagumi?

Permasalahan apa di Indonesia yang menurut anda paling krusial untuk diselesaikan terlebih dahulu?

Pertanyaan seputar surat rekomendasi! ingat – ingat bagaimana kamu bisa dapat surat rekomendasi tersebut!

Apa unique selling point dari dirimu?
Hobi, hal2 favorit (buku, tontonan, makanan dll dst).

Bagaimana kamu dapat LoA?
Beri sedikit gambaran bagaimana kamu akan beradaptasi di negara tujuanmu?
Siapkah hidup mandiri, jauh dari orang tua, makanan halal, dll?
Anda mengenal anda seperti apa?

Bagaimana anda mendapatkan IELTS anda? ceritakan secara umum sehingga IELTS anda ada ditangan anda sekarang.



Jangan lupa kata – kata sakti berikut ini!
Baik, akan saya terima pendapat bapak/ibu tetapi sepengetahuan saya ….
Saya sangat senang apabila bapak/ibu….
Terima kasih atas kesempatan yang diberikan,….
Apakah sudah menjawab pak/bu?
Ucapkan salam pembuka dan salam penutup ketika selesai wawancara.

Salam Semangat, Cita dan Cinta.
Syukron Katsir Telah berkunjung di My Blog Rizal EnsyaMada_@Rizal_EsnyaMada