Pages

Sabtu, 12 Januari 2013

PROSEDUR DAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA DALAM PENELITIAN TINDAKAN KELAS






A.    Prosedur dan Teknik Pengumpulan Data dalam PTK
Dalam penelitian kualitatif terdapat beberapa teknik dalam mengumpulkan data, seperti yang dikemukakan Sevilla, dkk (1993) bahwa dalam pengumpulan data penelitian dalam pendidikan dapat meliputi hal-hal sebagai berikut.
1.      Pengamatan;
Pengamatan dapat dilakukan secara bebas dan terstruktur.Alat yang bisa digunakan dalam pengamatan adalah lembar pengamatan, ceklist, catatan kejadian dan lain-lain.
2.      Pertanyaan;
Teknik pertanyaan lebih cocok digunakan dalam pendekatan survei. Pertanyaan yang efektif akan membantu pengumpulan data yang akurat, karenanya Fox (dalam Sevilla, 1993) memberikan kreteria karakteristik pertanyaan yang efektif sebagai berikut; (a) bahasanya jelas, (b) ada ketegasan isi dan periode waktu, (c) bertujuan tunggal, (d) bebas dari asumsi, (e) bebas dari saran, dan (f) kesempurnaan dan konsistensi tata bahasa.
3.      Angket atau kuesioner (questionnaire)
Angket atau kuesioner merupakan suatu teknik pengumpulan data secara tidak langsung (peneliti tidak langsung bertanya jawab dengan responden).Instrumen atau alat pengumpulan datanya juga disebut angket berisi sejumlah pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab atau direspon oleh responden. Responden mempunyai kebebasan untuk memberikan jawaban atau respon sesuai dengan presepsinya.
4.      Studi dokumenter (documentary study)
Studi dokumentermerupakan merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen,baik dokumen tertulis,gambar maupun elektronik. Dokumen yang telah diperoleh kemudian dianalisis (diurai), dibandingkan dan dipadukan (sintesis) membentuk satu hasil kajian yang sistematis, padu dan utuh.Jadi studi dokumenter tidak sekedar mengumpulkan dan menuliskan atau melaporkan dalam bentuk kutipan-kutipan tentang sejumlah dokumuen yang dilaporkan.
Jika dilihat dari segi teknik pengumpulan data kualitatif, ada tiga teknik yang dapat dipilih oleh peneliti untuk mengumpulkan data yang disebut 3 E (Experiencing, Enquiring, dan Examining).
1.      Experiencing yaitu pengumpulan data melalui pengalaman. Teknik pengumpulandatanya dapat berupa observasi.
2.      Enquiring yaitu teknik pengumpulan data melalui pertanyaan oleh peneliti. Teknik pengumpulan datanya dapat berupa wawancara, angket, skala sikap, atau tes.
3.      Examining yaitu teknik pengumpulan data melalui pembuatan dan pemanfaatancatatan yang dapat berupa data arsip, jurnal, audiotape/videotape, artifak, dan catatanlapangan.

*      Pengumpulan Data Melalui Observasi
Observasi atau pengamatan merupakan suatu teknik atau cara mengumpulkan datadengan melakukan pengamatan terhadap kegiatan yang sedang berlangsung. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan observasi, diantaranya :
-     Memperhatikan fokus penelitian
-     Menentukan kriteria yang diamati
a.       Langkah-langkah Observasi
Dalam melaksanakan observasi ada beberapa langkah/ fase utama yang harus ditempuh, antara lain :
a)      Pertemuan Perencanaan
Dalam menyusun rencana observasi perlu diadakan pertemuan bersama untuk menentukan urutan kegiatan observasi dan menyamakan persepsi antara observer (pengamat) dan observee (yang diamati) mengenai focus permasalahan yang akan diamati.
b)      Observasi Kelas
Dalam fase ini, observer mengamati proses pembelajaran danmengumpulkan data mengenai segala sesuatu yang terjadi pada prosespembelajaran tersebut, baik yang terjadi pada siswa maupun situasi di dalamkelas.
c)      Diskusi Balikan
Pada fase ini, guru sebagai peneliti bersama dengan pengamat mempelajari data hasil observasi untuk dijadikan catatan lapangan dan mendiskusikan langkah-langkah selanjutnya. Kegiatan ini harus dilaksanakan dalam situasi saling mendukung (mutually supportive) serta didasarkan pada informasi yangdiperoleh selama observasi.

*      Pengumpulan Data Melalui Pertanyaan
Teknik pengumpulan data yang kedua adalah melalui pertanyaan. Guru sebagaipeneliti dapat mengajukan pertanyaan kepada siswa, orang tua, ataupun guru lainnya. Pengumpulan data melalui pertanyaan ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara atau angket.
·         Wawancara
Yang dimaksud dengan wawancara adalah percakapan yang dilakukanoleh pewawancara untuk memperoleh iinformasi dari terwawancara, narasumber atau informan.
·         Angket atau kuesioner
Merupakan suatu teknik pengumpulan data secara tidaklangsung (peneliti tidak langsung bertanya jawab dengan responden).
Instrument pengumpul datanya juga disebut dengan angket yang berisi sejumlah pertanyaanatau pernyataan tertulis yang harus dijawab atau direspon oleh responden.
*      Pengumpulan Data Melalui Pembuatan dan Pemanfaatan Catatan (Examining)
Teknik pengumpulan data melalui pembuatan dan pemanfaatan catatan (examining) ini meliputi pembuatan catatan dan pemanfaatan segala hal yang dapat dikumpulkan oleh guru baik tertulis maupun tidak tertulis, antara lain:
a.       Dokumen Arsip
Dokumen memiliki arti barang-barang tertulis. Jadi dalam pengumpulan datadengan menggunakan dokumen arsip, peneliti mengumpulkan dan mencermatibenda-benda tertulis yang dapat digunakan untuk memperoleh wawasan kejadianmasa lalu, mengidentifikasi kecenderungan masa depan, dan menjelaskan tentangsesuatu seperti yang dapat diamati sekarang. Menurut Calhoun (1994, dalam Mills,2003),
b.      Catatan Harian
Catatan harian (diaries) adalah catatan pribadi tentang pengamatan, perasaan,tanggapan, penafsiran, refleksi, firasat, hipotesis dan penjelasan. Catatan tidakhanya melaporkan kejadian tugas sehari-hari, melainkan juga mengungkapkanperasaan bagaimana rasanya berpartisipasi dalam penelitian tindakan kelas.
c.       Catatan Lapangan
Yang dimaksud Catatan lapangan (field notes) dalam penelitian adalah buktitentik berupa catatan pokok, atau catatan terurai tentang proses apa yang terjadi dilapangan, sesuai dengan fokus penelitian, ditulis secara deskriptif dan reflektif. Catatan lapangan ini dibuat oleh peneliti atau mitra peneliti yang melakukan pengamatan atau observasi terhadap subjek atau objek penelitian tindakan kelas.
d.      Jurnal
Jurnal Harian adalah salah satu format yang merupakan modifikasi catatanlapangan (field notes) yang dapat dimanfaatkan oleh guru yang merangkap fungsisebagai pelaku tindakan perbaikan dan pengamat dengan hasil yang menjanjikan.
e.       Peta (Map)
Peta tempat duduk peserta didik dalam kelas maupun letak peralatan dalamkelas sangat membantu guru yang baru pertama kalinya masuk ke kelas itu. Petamemberikan wawasan konseptual dengan alat untuk melakukan refleksi dengancara berpikir kembali mengenai keadaan kelas.
f.       Rekaman Foto, Slide, Tape, dan Video

B.     Instrumen untuk mengumpulkan data PTK
Instrumen untuk mengumpulkan data PTK dapat dipahami dari dua sisi, yaitu sisiproses dan sisi hal yang diamati (Susilo dan Kisyani, 2006).
1.      Dari sisi Proses
Dari sisi proses , instrumen dalam PTK harus dapat menjangkau masalah yangberkaitan dengan input (kondisi awal), proses (saat berlangsung), dan output (hasil).
2.      Dari sisi hal yang diamati
Dari sisi hal yang diamati, instrument dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu:
a.    Pengamatan terhadap guru (Observing Teacher)
b.    Pengamatan terhadap kelas (Observing Classrooms)
c.    Pengamatan terhadap peserta didik (Observing Student)

3 komentar:

  1. Maaf, saya copy file ini untuk keperluan studi saya. Thank

    BalasHapus
  2. makasih. sangat membantu saya dal memperlajari teknik pengu,pulan data

    BalasHapus

Syukron Katsir Telah berkunjung di My Blog Rizal EnsyaMada_@Rizal_EsnyaMada